TABEL MACAM PENYAKIT PADA SISITEM EKSKRESI MANUSIA

NO.

NAMA PENYAKIT

PENYEBAB

CARA PENGOBATANNYA

1

Kanker Hati

  1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
  2. Tidak buang air di pagi hari.
  3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
  4. Tidak makan pagi.
  5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat
  6. pewarna, pemanis buatan.
  7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.
  8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah bebanhati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3 – 5 bagian.
  1. Cara pengobatan secara medis-konvensional maupun alternatif(bukan sihir/dukun).
  2. Banyak memakan manggis. Yang  mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu jelly gamat gold-g, melebihi beberapa kali lipat dari kekuatan vitamin c dan E.

2

Hepatitis

  1. Virus hepatitis A

Penyebaran ini terjadi akibat buruknya  tingkat kebersihan. Penyebarannya terjadi  melalui air dan makanan.

2.  Virus hepatitis B

Penularan melalui darah atau produk  darah. Yang biasanya terjadi diantara para  pemakai obat yang menggunakan jarum  suntik bersama-sama, atau diantara mitra  seksual.

3.   Virus hepatitis C

Akibat transfusi darah. Virus hepatitis C  ini paling sering ditularkan melalui  pemakai obat yang menggunakan jarum  bersama-sama. Jarang terjadi penularan  melalui hubungan seksual.

4.   Virus hepatitis D

Infeksi dari virus hepatitis B dan virus  hepatitis D. Yang memiliki resiko tinggi  terhadap virus ini adalah pecandu obat.

5.   Virus hepatitis E

Sama seperti hepatitis A, karena tingkat  kebersihan lingkungan yang sangat  rendah.

  1. Pengobatan Hepatitis A :

Segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan  terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari  gejala yang timbul seperti paracetamol sebagai  penurun demam dan pusing, vitamin untuk  meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan  serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan  muntah.

2.  Pengobatan Hepatitis B :

Pemberian obat Lamivudine dari kelompok  nukleosida analog. Pemberian obat Adefovir  dipivoxil (Hepsera). Pemberian obat Baraclude  (Entecavir). Pemberian suntikan Microsphere yang  mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß  yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa  merusak jaringan sehat di sekitarnya.

3.  Pengobatan Hepatitis C :

Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan  pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated  interferon alfa dan Ribavirin.

3

Gagal Ginjal

  1. Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  2. Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  3. Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  4. Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  5. Menderita penyakit kanker (cancer)
  6. Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  7. Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.
  Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan  pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Dan  dengan tindakan pencangkokan ginjal atau  transplantasi ginjal.

4

Kencing Manis

 

  1. Faktor keturunan.
  2. Kolesterol yang tinggi.
  3. Makan yang tidak terkontrol / sering makan makanan instan.
  4. Obesitas / kegemukan.
  5. Tekanan darah yang tinggi.
  6. Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat dan yang manis- manis.
  Pasien yang cukup terkendali dengan pengaturan  makan saja tidak mengalami kesulitan kalau  berpuasa. Pasien yang cukup terkendali dengan  obat dosis tunggal juga tidak mengalami kesulitan  untuk berpuasa. Obat diberikan pada saat berbuka  puasa. Untuk yang terkendali dengan obat  hipoglikemik oral (OHO) dosis tinggi, obat  diberikan dengan dosis sebelum berbuka lebih  besar daripada dosis sahur.Untuk yang memakai insulin, dipakai insulin  jangka menengah yang diberikan saat berbuka  saja. Sedangkan pasien yang harus menggunakan  insulin (DMTI) dosis ganda, dianjurkan untuk tidak  berpuasa dalam bulan Ramadhan.


About these ads

About alifaldino6

i'm a student

Posted on September 7, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: